Senin, 04 April 2016

Metamorfosis

Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. (Wikipedia)

Dari proses metamorfosis dapat diambil nilai bahwa keindahan (Kupu - Kupu) & kesempurnaan (Katak, Belalang, Capung, Nyamuk, dll) diperoleh melalui proses panjang yang membutuhkan kesabaran. Nilai ini yang rata - rata dipahami oleh para penganut/pemikir ajaran filosofi alam. 

Dalam kesempatan ini, kami mencoba memaknai proses metamorfosis dengan makna yang lain dalam rangka memperkaya tafsir akan kejadian alam yang bernama METAMORFOSIS.

Metamorfosis kupu-kupu dimulai dari Ulat. Ulat adalah Hewan yang kerjaannya hanyalah makan, ini dilakuan memang karena tugas dia adalah makan. bayangkan jika ulat main musik. bernyanyi atau mungkin hanya berjalan-jalan menikmati keindahan alam. apakah mampu dia melakukan tahap metamorfosis yang selanjutnya? Yang diharuskan adalah makan, makan, & makan, walau tanpa tahu untuk apa makanan ini akan digunakan.

Setelah ulat memenuhi kewajibannya. dan cukuplah bekal untuk melakukan ritual yang selanjutnya, kemudian juga dia selamat dari predator. maka ulat akan menjadi kepompong. Dalam fase ini ulat mengupayakan apa yang telah dimiliki (ini berkaitan dengan seberapa banyak ulat makan, semakin banyak makan, maka semakin siaplah untuk mengubah diri menjadi kepompong) untuk membentuk/mengubah diri menjadi kepompong. jadi keberhasilan dalam fase ini akan tergantung kesiapan ulat dalam hal ini apakah memenuhi kewajibannya untuk mengumpulkan bekal. 

Setelah menjadi kepompong dalam waktu tertentu, kemudian keluarlah kupu-kupu, hewan yang berbeda dengan asalnya (ulat). Bisa Terbang, Indah warnanya, Madu makanannya,

- kupu-kupu berasal dari ulat, maka lihatlah ulat sebagai calon keindahan kupu-kupu (lihatlah setiap apapun yang kurang menyenangkan bagi kita adalah cikal bakal untuk keindahan yang akan ada -yang kalau beruntung kita akan bisa melihatnya)
-lakukan kebaikan apapun yang harus dilakukan saat ini sebaik-baiknya, tanpa harus mengetahui manfaat yang akan muncul dikemudian hari, seperti ulat yang terus saja makan tanpa harus tau bahwa itu akan berguna untuk proses selanjutnya. karena sudah ada yang mempersiapkan keadaan kita dimasa datang.



sumber: disarikan dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar